Apa jadinya Generasi Muda kita Mendatang

Sebenarnya apa bedanya pengemis dan pengamen? Sekarang saya dah gak bisa bedakan atara pengamen dan pengemis. Kenapa gak ? setiap berhenti di lampu merah pasti ada pengamen. Entah anak dibawah umur ataupun remaja seumuran saya. Mengapa saya gak bias membedakannya? Karena pengamen seharusnya menghibur orang tetapi pengamen yang saat ini saya temui bukan menghibur tetapi malah membuat hancur mood kita.

Saya amat prihatin dengan nasib bangsa kita saat ini, kenapa tidak? Hampir di setiap lampu merah di kota Surabaya dan Sidoarjo, kita bisa menemui hal semacam itu. Ironisnya, pelakunya sebagian besar adalah anak-anak. Kalau nggak ya perempuan yang menggendong anak kecil. Kasihan anaknya, masih kecil sudah diajari mengemis.

Saya juga binggung saat melihat anak – anak kecil itu mengamen. Saya binggung hendak memberi uang atau tidak. Kalau saya memberi sama aja saya mendidik mereka menjadi seorang pengemis, mental mereka kelak akan terbentuk menjadi mental peminta hingga mereka dewasa. Kalau tidak memberi juga kasihan melihatnya. Mereka sudah mengamen, meskipun lagu yang mereka nyanyikan gak beraturan.

Kadang – kadang saya berfikir sebenarnya siapa yang menyuruh mereka mengamen? Orang tuakan? Atau ada yang memaksa mereka mengamen. Seperti orang – orang yang mengorganisir mereka untuk mengamen di tempat yang ditentukan. Masalahnya jika pulang kuliah malam, saya melewati lampu merah pondok tjandra. Saya selalu menemukan anak – anak yang sama mengamen disitu.Menurut saya daerah sekitar situ, penduduknya mayoritas mampu / berkecukupan.

Menurut pembaca bagaimana sikap kita menghadapi pengamen? truz menurut pembaca bagaimana nasib bangsa kita mendatang?

[+/-] Selengkapnya...

Apa dan Siapa Sahabat itu?

2 komentar

friends Pictures, Images and Photos

Sahabat.........mungkin kita sering banget mendengar kata itu, tapi apa sebenarnya kita tau apa sebenarnya sahabat itu.

Selama ini mungkin kita menganggap kalau sahabat itu hanya teman biasa, yang selama ini hanya bisa diajak tertawa bersama. Tapi apa menurut kalin itu benar? Menurut kie itu salah, Why? Sahabat itu adalah orang yang selalu bisa kita ajak berbagi dalam keadaan apapun, sedih, senang dan selalu memberi. Memberi,,,,,, Yup!!! Sahabat memberi kita pengertian, toleransi, pendapat, kritik dan apa aja yang bisa ia beri untuk membantu kita. Disini bukan berarti memberi materi loh.

Kita dapat mudah mencari teman, dengan berkenalan dan mengobrol itu sudah dapat dikatakan teman. Namun bagaimana kita mencari Sahabat? Untuk mencari saat sukar – sukar mudah. Pertama kita harus mencari teman yang mengerti kita, selalu bisa diajak tertawa bersama dan bisa memberi saran saat kita memerluhkan sarannya. Biasanya sahabat kita jadikan tempat curhat, disaat kita mengalami sesuatu dan disaat kita mengalami sesuatu kebahagiaan. Sebaliknya sahabat kita juga begitu, so sepasang sahabat harus bisa saling percaya dan mempercayai.

Bagaimana jika suatu saat kita dikecewakan oleh sahabat kita? Ya kita harus tau alasan sahabat kita mengeecewakan kita seperti itu, jangan sampai hanya karena kesalahpahaman kita dan sahabat kita, Persahabatan kita menjadi hancur. Hadapilah masalah – masalah kita dengan sahabat kita dengan kepala yang dingin.

Bagaimana kita bisa mendapatkan sahabat yang cocok dengan kita? Nah kie punya beberapa tips, pertama carilah teman yang mempunyai minat dan hobi yang sama. Kedua, carilah teman yang topik pembicaraannya nyambung dengan kita, misalnya bergosip atau membicarakan masalah pacar. Ketiga, carilah teman yang memiliki karakter yang berbeda dengan kita, karena dengan perbedaan kita dapat saling melengkapi.

Nah kalian harus tau satu ini, sahabat itu harus saling mengerti, jika ada sahabat yang mengeluh akan kekurangan sahabatnya sendiri, itu bukan merupakan sahabat yang baik. So, kita harus memaklumi kekurangan sahabat kita, karena gak ada manusia yang sempurna di muka bumi ini. Kesempurnaan itu hanya miliki Tuhan Yang Maha Esa. Harus diingat gak mudah loh mencari sahabat, jadi jagalah sahabat kalian yang kalian punya dengan sebaik – baiknya.

[+/-] Selengkapnya...